Melalui Program K3F, Dispar Kukar Berharap Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

img

(Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar Sugiarto/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Dalam mewujudkan Kutai Kartanegara (Kukar) Kaya Festival yang termasuk dalam program Dedikasi Kukar Idaman, dibawah kepemimpinan Bupati Kukar Edi Damansyah dan Wakil Bupati Kukar Rendi Sholihin. Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar terus melakulan peningkatan pada sektor pariwisata yang ada di Kukar.

Salah satunya yakni dengan menggelar festival-festival baik festival desa, festival bernuansa olahraga, festival keagamaan yang telah terjadwal pada kalender event Dispar Kukar. Seperti festival Mecaq Undat di kecamatan Tabang, festival Panen Padi dan Nutuq Bahamp di Dusun Putak kecamatan Loa Duri Ilir, festival Kukar City Run, Festival E-Sport yang belum lama ini di gelar dan beberapa festival lainnya.

Berkaitan program Kukar Kaya Festival ini sesuai dengan sasaranny  sudah terpenuhi sebanyak 103 kegiatan festival. Hal tersebut diungkapkan Plt Kadispar Kukar Sugiarto

“ Jadi kegiatan kegiatan itu mulai kita kemas bagaimana Kukar menjadi satu tujuan wisata. Kami akan fokus untuk mengemas ini bagaimana agar dengan program tersebut bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan pastinya berdampak terhadap perekonomian masyarakat Kukar  dan meningkatkan PAD.” ungkap Sugiarto kepada Poskotakaltimnews belum lama ini.

Dirinya beranggapan Dispar Kukar harus terus menggenjot agar  pariwisata dapat meningkatkan PAD.

Dikatakannya untuk saat ini Dispar Kukar melalui beberapa bidang sektor telah mampu menyumbang PAD sebesar 57 Miliyar.

“Inikan suatu yang bagus. Tentunya bagaimana program K3F dan Kukar Kreatif Idaman bisa singkron, dan harapanya tidak hanya sekedar hiburan tapi mempengaruhi ekonomi daerah.” terangnya.

Ia juga menyebutkan perlunya peran serta masyarakat pada wisata, sebab menurutnya ketika ada wisata namun tidak ada masyarakat maka akan jadi ketimpangan ekonomi.

Selain itu Plt Kadispar ini mengungkapkan, untuk target kunjungan wisatawan di tahun 2024. Dispar Kukar menargetkan sebesar 2 juta kunjungan wisatawan.

“Tapi dengan kondisi yang ada ini perlu kita kemas kembali dan terus melakukan pembenahan. Kalo kita liat grafik kunjungan wisatawan mancanegara 2013 sampai saat ini masih standar dan bahkan mengalami penurunan di masa covid. Tapi Alhamdulillah sekarang mulai  menanjak.” tutup Sugiarto. (adv/tan)